Ikan, sumber daya yang diributkan oleh India dan Sri Lanka

Apa yang muncul di Benak Anda apabila mendengar berita tentang dua negara yang memperebutkan sumber daya tertentu? Pasti beberapa dari anda aan memperkirakan bahwa sumber daya yang diperebutkan tersebut pastilah sangat strategis, seperti minyak/ mineral berharga, sampai sampai membuat kedua negara tersebut terlibat dalam “Perang Dingin”, dan membuat satu etnis yang hanya terpisah puluhan kilometer, kini membencci satu sama lain. Namun Jawabnnya Nol Besar. Yang mereka rebutkan ialah Ikan.

Selat Palk

Selat Palka DIlihat Dari Atas (modis.gsfc.nasa.gov)

Selat Palk ialah selat yang memisahkan India dan Sri Lanka, Selat ini merupakan salah satu geomorfologis yang sangat penting, terutama pada masa India Kuno, Selat inilah yang dikisahkan sebagai Jembatan yang dibuat oleh pasukan kera, sebagai sarana Rama menyelamatkan SInta yang diculik Rahwana. Memang interpretasi legenda ini tidak serratus persen akurat, namun ada benarnya juga, mengingat pada zaman dahulu kala, India dan Sri Lanka memang terhubung secara langsung oleh daratan, namun tererosi seiring waktu dan menciptakan selat palk pada zaman ini.

Legenda Pasukan Kera yang membangun Jembatan Rama yang membentang dari India ke Sri Lanka untuk membantu Rama menyelamatkan Shinta yang diculik Rahwana (lh3.googleusercontent.com)

               Sebenarnya pembagian selat palk sebagai perbatasan India-Sri Lanka sudah tertuang pada perjanjian Adam’s Bridge, di tahun 1974,  memisahkan kepemilikan selat ini kepada dua negara tersebit, dan juga disetujui juga oleh kedua negara tersebut, India dan Sri Lanka.

Awal Mula Masalah

Pada 1960an India sedang mengalami krisis Finansial, Hal ini membuat Pemerintah India harus memutar Otak untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi di negaranya, dan mereka menemukan cara yang tidak terduga namun pada akhirnya terbukti ampuh, ekspor udang besar-besaran. Pemerintah India memberikan subsidi bagi nelayan India, khususnya Nelayan Tamil Nadu, etnis Tamil yang terletak di sepanjang pesisir selaty palk. Nelayan nelayan tersebut kemudian menggunakan uang yang diberikan oleh Pemerintah untuk membeli Trawler, atau di Indonesia disebut juga dengan Kapal Pukat. Upgrade besar besaran yang terjadi di kalangan nelayan Tamil Nadu India ini menyebabkan sebuah fishing boom, dimana terdapat surplus seafood besar-besaran, sehingga ekonomi India yang awalnya distimulasi oleh Ekspor Udang di awal 1960an kini tergantikan dengan Ekspor seafood secara keseluruhan.

Perang Saudara Sri Lanka

Perang Saudara Sri Lanka (telegraph.co.uk)

Pada 1980an Sri Lanka mengalami Perang Saudara. Perang Saudara ini terjadi akibat Deklarasi Berdirinya Negara Tamil Eelam oleh Liberation Tigers of Tamil Eelam (LTEE).

Emblem LTEE yang menggunakan ikon harimau, membuat LTEE kerap disebut Tamil Tigers (wikimedia.org)

Sebuah Ironi dimana Tamil Nadu India sedang mengalami masa kemakmuran akibat Fishing Boom, saudaranya di Sri Lanka malah harus berkutat dengan perang saudara demi mendirikan negara mereka sendiri. Perang Saudara ini terjadi hingga awal 2000an. Sedangkan di pihak Tamil Nadu India, pada amsa ini, akibat tidak adanya regulasi konservasi sumber daya laut, sehingga membuat ikan semakin jarang ditemukan, serta semakin banyaknya orang dari luar Tamil Nadu yang datang untuk mencari keberuntungan sebagai Nelayan, membuat banyak dari Nelayan-nelayan ini yang mencari ikan semakin jauh dari dataran subkontinen India, dan bahkan melewati perbatasan India-Sri Lanka.

Mengapa Hal Tersebut bisa terjadi? Simpel saja, Perbatasan yang kosong dan tidak dijaga, karena Angkatan laut dan Penjaga Perbatasan Sri Lanka sibuk berkutat dengan Perang Saudara yang terjadi, membuat Nelayan India bebas keluar masuk dan menangkap ikan di wilayah perairan Sri Lanka.

Pasca Tumbangnya LTEE dan Konflik Terbuka Dua Bersaudara Tamil Nadu-Eelam

Setelah resolusi perdamaian di dapatkan pada tahun 2002-2006 antara LTEE dan Pemerintah Sri Lanka, keadaan menjadi berubah drastis,saat Nelayan Tamil Eelam akhirnya Kembali melaut setelah blockade Laut oleh Tentara Sri Lanka pada masa perang saudara, Nelayan Tamil Eelam kaget mendapati kapal nelayan Tamil Nadu, yang berkali kali lipat ukurannya dari kapal kecil mereka, dan berpuluh kali lipat daya tangkapnya disbanding daya tangkap manual mereka . Begitu Pula dengan Nelayan Tamil Nadu, mereka juga kaget saat kapalnya ditembaki oleh Penjaga Perbatasan Sri Lanka, yang telah kembali untuk menjaga perbatasan mereka.

India kerap mengecam Tindakan progresif Tentara Sri Lanka, hingga bahkan muncul dugaan Penembakan Nelayan India tanpa Peringatan oleh Tentara Sri Lanka, begitu pula dengan pihak Sri Lanka, mereka mengecam Pemerintahan India karena dinilai bersikap masa bodo dengan kelakuan nelayan mereka yang melewati perbatasan secara illegal dan melakukan illegal fishing.

Kasus dimana seorang nelayan India ditembak mati oleh Tentara Sri Lanka (Indiaexpress.com)

Pada Tahun 2015, Tentara Sri Lanka menangkap 15 Nelayan India, dan setelah proses Negosiasi Panjang oleh beberapa kuasa Hukum India yang diterbangkan langsung ke Sri Lanka, akhirnya 89 Nelayan ini dibebaskan, namun tidak dengan kapal mereka. Kapal kapal milik Tamil nadu India yang disita oleh Tentara Sri Lanka tersebut biasanya akan diberikan ke Nelayan Tamil Eelam Sri lanka, maupun dihancurkan.

Hal ini membuat dua bersaudara sesama etnis tamil, sekarang membenci satu sama lain, dan dua negara yang terlibat “perang dingin”, dan masalah ini mungkin tak akan terselesaikan dalam waktu dekat

Farrel Maja Mahardika

Kembali ke atas