Kemunduran Lampu Neon Ikonik Hongkong

Apabila Hari sudah menjelang malam di Hongkong, ada satu kenampakan yang Nampak tak asing bagi kita, gemerlap lampu neon. Lampu Neon di Hongkong pernah menjadi sebuah “signature” bagi Hongkong

Kejayaan Lampu Neon di Hongkong dapat kita lihat dalam budaya popular, khususnya film yang mengambil latar di Hongkong. Latar Hongkong yang bersifat Urban, Padat, dan gelap membuat lampu neon terlihat kontras, sekaligus futuristik dengan latar tersebut, dan membuat neon sekaligus menjadi hal yang paling diingat oleh dunia, terimakasih atas peran Film-Film yang berlatar di Hongkong tersebut

Gemerlaap Neon di Hongkong pada Film 2046 (2004) (VoxBorders)

Namun, seiring dengan perubahan zaman, Lampu Neon ini juga memudar, tergerus oleh waktu

Dikutip dari Vox Borders, Dalam Wawancara dengan “Master” Wu Chi-Kai. Seorang master dalam seni membuat lampu neon, dia mengatakan keuntungannya dalam pekerjaannya sebagai pengrajin neon turun 80% dalam 25 tahun belakangan, dia juga memberberkan beberapa alasan utama dibalik kemunduran budaya neon di Hongkong

Master Wu Chi-Kai (VoxBorders)
  1. LAMPU LED

Masuknya LED ke dunia komersial pada awal abad ke 21 membuat para pelaku usaha, tokoh utama dalam budaya neon pada masa jayanya, melirik LED sebagai alternatif Neon, LED lebih Murah, Hemat,Efisien dan juga cepat dibuat/ diganti apabila Rusak, sesuatu yang tidak dimiliki Neon, dan membawa kita ke alasan ke 2

2. NEON SULIT DIBUAT

Pembuatan Lampu Neon memerlukan Keahlian khusus, keahlian yang tidak dimiliki semua orang. Sebuah Lampu Neon jika dibuat oleh seorang pengrajin neon pemula, bisa memakan waktu yang lama, dan hasilnya juga tidak maksimal, sedangkan proses seorang pengrajin neon agar bisa menjadi seorang pengrajin Master membutuhkan waktu hingga belasan Tahun.

3. PERATURAN DAERAH HONGKONG SENDIRI

Dalam beberapa tahun belakangan, Pemerintah Hongkong menaruh Perhatian kepada lampu lampu yang bergelantungan diatas jalan-jalan, akhirnya membuat peraturan baru, yang mengatur regulasi lampu yang menurut Pemerintah Hongkong sebagai “sesuatu yang menimbulkan polusi visual”. Pemerintah Hongkong mulai turun tangan membersihkan lampu-lampu yang bergelantungan secara liar, dan Neon menjadi pihak yang paling dirugikan dari semua ini. Bisa dilihat dari gambar berikut ini:

Wajah Hongkong dulu vs Sekarang (VoxBorders)

Upaya Restorasi dan melestarikan Neon

Masyarakat Hongkong sebenarnya sudah menganggap neon sebagai budaya mereka sendiri, Menurut CityLife, dalam 20 tahun belakangan sudah hampir 90% lampu neon menghilang dari jalanan Hongkong,hal ini membuat kekhawatiran di kalangan masyarakat HongKong.

Beberapa Organisasi juga sudah melakukan banyak sekali upaya demi menjaga kelestarian lampu neon di jalanan Hong Kong . Seperti misalnya Pada tahun 2014, museum M+, museum yang bergerak dalam seni visual, mulai membeli banyak sekali neon yang sudah dibuang/disita oleh pemerintah Hong Kong, dan membuat Dokumentasi di baliknya. (dapat dilihat disini maupun disini).

Tampilan Website M+

Lampu neon mungkin sudah menghilang di Jalann Hongkong, namun tetap akan selalu ada di Hati Masyarakat Hongkong, dan diingat Warga Dunia sebagai ciri khas Hong Kong.

Rujukan: Vox Borders, TheGuardian

Farrel Maja Mahardika

Kembali ke atas