Sherlock Holmes, Siapa Dia dan apa hubungannya dengan Enola Holmes?

Ilustrasi Sherlock Holmes (indiatimes.com)

Sudahkah anda Menonton Film Enola Holmes? Suka dengan Film Tersebut?Apakah Anda Kenal Siapa itu Sherlock Holmes? Atau anda mungkin tertarik untuk membaca keseluruhan Serial Sherlock Holmes? Kali Ini saya akan membahas tentang sejarah singkat Sherlock Holmes.

Siapa itu Sherlock Holmes?

Sir Arthur Conan Doyle, Pembuat Karakter Sherlock Holmes

Sherlock Holmes ialah karakter fiksi rekaan Sir Arthur Conan Doyle, Seri Sherlock Diketahui pertama kali dipublikasikan di Inggris pada tahun 1887, oleh sang penulis sendiri.Diketahui, Karakter Sherlock diambil dari Karakter Dosen Conan Doyle, dimana ia adalah pemikir ulung dan ahli deduksi Seri Sherlock Holmes terkenal karena kemampuannya menyelesaikan masalah lewat deduksi, sebuah ilmu yang menghubungkan sebab-akibat. Karena pada kebanyakan isi cerita pada seri Sherlock,Holmes menyelesaikan masalah dengan menghubungkan sebab-akibat antara Alur Kejadian Perkara maupun bukti bukti yang ia temukan. Seri Sherlock juga terkenal karena banyaknya Plot Twist pada akhir cerita, seperti pada kasus Silver Blaze, dan juga kasus The Naval Treaty.

Pada kebanyakan Serinya, Kisah Sherlock ini menggunakan sudut pandang orang Kedua, yaitu lewat penuturan Dr. Watson, seorang dokter yang se apartemen dengannya, dan terkadang merangkap menjadi asisten Holmes dalam cerita. Watson yang seorang dokter itu kerap membantu Holmes dalam berbagai kasusnya, apalagi jika menyangkut masalah medis, Holmes pasti akan menanyakan perkara tersebut pada sahabatnya itu. Watson juga diceritakan seringkali mengkritik kebiasaan buruk sahabatnya itu, seperti suka mengisap Opium saat sedang pusing maupun bosan, sampai pola makan yang tidak teratur. Ya Sherlock memang diceritakan paling suka menyantap sarapan, dan memang biasanya hanya itu yang ia makan!

Prolog dan Kasus Pertama Sherlock Holmes

Buku ini ialah Buku Pertama yang berisi Kisah Pertama dalam Serial Sherlock Holmes, A Study In Scarlet (wikipedia.img)

Kasus Pertama yang diterbitkan Sir Arthur Conan Doyle ialah Kasus “Study in Scarlet”. Kasus Ini menceritakan tentang pembunuhan seorang imigran di Tanah Britania. Namun bukan ini yang akan kita bahas, Tapi seberapa penting kasus ini bagi pembaca.

Pertama, kasus ini menjelaskan hubungan Holmes-Watson, yang awalnya hanya bertemu setelah diperkenalkan teman lama Watson, seorang Dokter Angkatan Darat, awalnya mereka sama-sama mencari apartemen murah, mereka setuju menempatinya berdua agar biaya sewanya lebih murah

Kedua, Latar kebanyakan kasus ini, Baker Street, Alamat apartemen dari Holmes dan Watson, serta menjadi Headquarter dalam kebanyakan kasus Sherlock Holmes

Ketiga, Pada kasus ini kita diperkenalkan dengan Teknik deduksi Holmes, saat Holmes memperkirakan Identitas seorang Tukang Pos, dan juga menebak Watson baru saja mengirim surat hanya dari Sepatu dan Jasnya saja

Keempat, Pada kasus ini Watson menceritakan Pengetahuan yang dimiliki Holmes, dengan deskripsi sebagai berikut:

  • Knowledge of Literature – Nil.
  • Knowledge of Astronomy – Nil.
  • Knowledge of Politics – Feeble.
  • Knowledge of Botany – Variable. Well up in belladonna, opium, and poisons generally. Knows nothing of practical gardening.
  • Knowledge of Geology – Practical, but limited. Tells at a glance different soils from each other. After walks, has shown me splashes upon his trousers, and told me by their colour and consistence in what part of London he had received them.
  • Knowledge of Chemistry – Profound.
  • Knowledge of Anatomy – Accurate, but unsystematic.
  • Knowledge of Sensationalism – Immense. He appears to know every detail of every horror perpetrated in the century.
  • Plays the violin well.
  • Is an expert singlestick player, boxer, and swordsman
  • Has a good practical knowledge of British law

Yang Artinya :

  • Pengetahuan Literasi : Nol
  • Pengetahuan Astronomi : Nol
  • Pengetahuan Politik : Lemah
  • Pengetahuam Botani : Beragam, Sangat Baik di Belladonna, Opium dan juga racun secara umum, namun tidak tahu apa apa dalam berkebun secara praktis
  • Pegetahuan Geologi: Praktis, tapi terbatas, Tahu secara detil perbedaan Tanah
  • Kemampuan Kimia : Tahu secara mendalam
  • Kemampuan Atonomi : Akurat tapi Terlalu Sistematik
  • Kemampuan Sensasional (Gosip) : Sangat Hebat, Tau secara detil setiap kasus besar / berita heboh di negara ini
  • Hebat dalam Bermain Violin
  • Ahli Anggar, Tinju, dan Pedang
  • Tahu secara mendalam tentang Hukum Praktis Inggris
  • Ahli Menyamar ( dibuktikan pada kasus lain diluar Study in Scarlet)

Sedangkan Holmes mendekskripsikan Watson dalam beberapa kisahnya (selain Study in Scarlet) sebagai seorang yang pintar, namun ceroboh, tidak teliti, serta terlalu kaku

Dari sini dapat kita lihat, bahwa Sir Arthur Conan Doyle berusaha memperkenalkan karakter ciptaannya ke khalayak ramai, serta mempersiapkan lanjutannya (dapat dilihat dari seberapa detil dekskripsi karakter Holmes maupun Watson), dan hasilnya? Sukses Besar. Pada Majalah The Times Tahun 1964, yang menunjukkan Seri Sherlock Holmes sebagai bacaan terlaris kedua setelah alkitab.

Kisah Penting lainnya dalam Serial Sherlock Holmes

Pemeran Irene Adler dalam Salah Satu Film Adaptasi Sherlock Holmes, Irene Adler adalah satu-satunya wanita yang digilai Holmes dalam serial Sherlock Holmes

Beberapa Kisah Penting lainnya dalam Seri Sherlock Holmes selain “A Study in Scarlet” ialah:

“Scandal in Bohemia” (Menceritakan tentang kasus Irene Adler, penting karena menceritakan tentang satu-satunya Wanita yang Holmes cintai, namun pergi.

“The Dying Detective” (Menceritakan Tentang Kematian Sherlock Holmes, setelah pertarungan melawan rivalnya, Professor Moriarty dimana mereka berdua sama sama mati, Namun Pada akhirnya Conan Doyle membangkitkannya Kembali karena kemarahan penggemarnya dan membuat Serial Keduanya “The Return of Sherlock Holmes”.

“The Valley Of Fear” dan “The Hound of Baskerville” (Dua kisah ini ditujukan Conan Doyle sebagai seri spin-off dari serial Holmes, karena pada penerbitan maupun eksekusinya sangat berbeda  dimana “The Valley of Fear disetting sebagai permulaan sebelum adanya kejadian pembunuhan pada cerita “A Study in Scarlet” dimana tokoh utama disini ialah Pelaku dan Korban Pembunuhan pada cerita tersebut. Sedangkan “The Hound of Baskerville” Menceritakan tentang legenda Anjing Liar dan keterkaitannya dengan suatu pembunuhan).

Budaya Populer

  1. Banyak penulis Independen berupaya menulis spin-off, maupun scenario lanjutan dari Serial Sherlock Holmes orisinil karya Conan Doyle, namun semuanya tidak berakhir sebagus Seri Orisinilnya
Salah Satu Film Adaptasi Dari Serial Sherlock Holmes, dimana ia diperankan oleh Robert Downey Jr (jagatreview.com)

2. Nama Penulis Serial Sherlock Holmes, CONAN Doyle dipilih sebagai nama tokoh utama komik detektif terkenal, Detective Conan, karena sang penulis, Gosho Aoyama, merupakan Fans Berat dari Sherlock Holmes karya Sir Arthur Conan Doyle

Nama Detective Conan Sendiri Diambil Dari Nama Penulis Dherlock Holmes, Sir Arthur CONAN Doyle (detik.net)

3. Banyak Film yang mencoba mengadaptasi Serial Sherlock Holmes, maupun spin-off Sherlock buatan Penulis lainnya, beberapa berakhir manis, beberapa pula berakhir gagal total.

4. Salah Satu Film yang dijadikan adaptasi dari serial spin off Serhlock ialah Enola Holmes, buatan Rumah Produksi Warner Bros, dan sukses besar pada awal peluncurannya di Netflix

Hubungannya Dengan Enola Holmes

Poster Film Enola Holmes (wikimedia.net)

Bagi kalian yang masih merasa digantung karena penulis menyebutkan Nama “Enola Holmes” pada awal Artikel. Baiklah, penulis akan coba menghubungkan antara Film Enola Holmes dan Seri Orisinil Sherlock Holmes karya Conan Doyle.

Film Enola Sendiri mengambil patokan dari Serial “Enola Holmes” Karya Penulis Amerika Nancy Springer. Pada Novel Springer, ia mengisahkan bahwa Holmes memiliki adik perempuan yang juga berkarir sebagai Detektif Muda.

Sedangkan Untuk Hubungannya, Pada Serial Orisinilnya, Hanya sedikit hal tentang keluarga sherlock yang dapat kita ketahui beberapa diantaranya:

  1. Neneknya merupakan keturunan Prancis, dan merupakan saudari pelukis Prancis Vernet

2. Kakaknya, Mycroft yang diceritakan oleh Sherlock sebagai detektif yang lebih pintar darinya, namun ceroboh

3. Pamannya merupakan Orang Berpengaruh dalam Jajaran Ketentaraan Inggris

Sedangkan dalam Film Enola, Penulis menceritakan keluarga sherlock secara detil, lengkap, namun masih berkesinambungan, bahkan menambah karakter utama yang tidak ada pada serial aslinya dengan serial aslinya, dari sini, saya pribadi memberikan Applause untuk penulis Enola Holmes

Kekurangan dan Ketidaksinambungan Enola Holmes dengan serial aslinya

Tiga Bersaudara Mycroft, Sherlock, dan Enola Holmes dalam FIlm “Enola Holmes” (denofgeek.com)

Disini, penulis akan menekankan beberapa kekurangan Fatal dalam Film Enola Holmes:

  1. Kegagalan dalam Penggambaran Emosi Sherlock Holmes

Di Film Enola, Holmes digambarkan sebagai sosok yang emosional, dan memiliki ekspresi, padahal di serial aslinya, Holmes digambarkan sebagai sosok yang dingin dan pendiam, hal ini juga menjadi dasar tuntutan Ahli Waris S Conan Doyle terhadap Netflix beberapa bulan sebelum film ini dirilis.

2. Kegagalan Penggambaran Watak Mycroft Holmes

Di Film, Mycroft digambarkan sebagai Kakak yang pemarah dan terdapat sedikit kesan “Antaganois” namun untungnya, dalam film Enola Holmes, masih menggambarkan sifat Mycroft yaitu Ceroboh, dibuktikan dalam Adegan Ketika Mycroft memaksa Enola masuk ke sekolah Keputrian tanpa pertimbangan

3. Ketidakhadiran Dr. Watson

Jelas, tidak ada kehadiran Dr Watson di Film, baik tersirat, maupun tersurat sekalipun

4. Kesalahan Dialog Antara Enola Melawan Lestrade di Plaace of Tewkesburry

Pada dialog ini, Lestrade memberi tahu Enola bahwa Sherlock bekerja sendirian, dan tidak memiliki asisten, padahal pada serial aslinya, Sherlock sering mengakui Watson sebagai asistennya, ketimbang sahabatnya, dan Watson juga hamper selalu ada di setiap Kasus pada Serial Orisinil Sherlock Holmes

Mohon Maaf apabila Terdapat Kesalahan, mohon Kritik dan Sarannya di Kolom Komentar

Ave Sherlockian!

Ave NeoHistorian!

Farrel Maja Mahardika

Kembali ke atas